“Masjid Tertua dengan Satu Tiang saja”
Sejarah Masjid dengan satu tiang
Masjid Saka
Tunggal tampak depan. Pasca renovasi, masjid ini sudah tidak lagi meninggalkan
kesan tua. Statusnya sebagai masjid tertua di Indonesia diketahui dari papan
yang di letakkan di samping gerbang dan beberapa peninggalan di dalam masjid. Indonesia,
sebagai negara dengan mayoritas penduduk beragama Islam, banyak menyimpan kisah
menarik mengenai rumah peribadatannya yang dikenal dengan sebutan masjid.
Sejarah mencatat, Islam dibawa masuk ke Indonesia melalui perantara
pedagang-pedagang yang singgah ke negeri rempah ini. Lalu melalui tangan mereka
pula, berdiri masjid-masjid sebagai pusat penyebaran dan pengembangan agama
islam itu sendiri.
Masjid Saka Tunggal Baitussalam atau
lebih dikenal dengan Masjid Saka Tunggal, yang terletak di Desa Cikakak,
Kecamatan Wangon Kabupaten Banyumas, Provinsi Jawa Tengah, merupakan
masjid yang di catat sebagai masjid tertua dan pertama di Indonesia. Lokasi
Saka Tunggal dari jalan raya menuju pintu gerbang masjid, terbilang cukup jauh,
letaknya berada di tengah suasana pedesaan Jawa yang begitu kental. Kawasan masjid ini berdekatan dengan Taman
Kera, sehingga ketika berada di lokasi, kita akan disambut dengan pemandangan
kera-kera yang berkeliaran bebas. Areal masjid ini terbilang luas, halamannya
cukup untuk menampung beberapa kendaraan roda empat dan dua. Di depan halaman
masjid juga sudah disediakan tempat berwudhu dan kamar mandi. Kondisinya rapih
dan terjaga, karena masjid ini memang sudah di tetapkan sebagai kawasan cagar
budaya. Di belakang masjid juga terdapat pemakaman tua dengan gerbangnya yang
masih bertuliskan aksara Jawa. Makam ini secara rutin di ziarahi
oleh warga muslim setempat.
Sejarah Masjid dengan satu tiang
Masjid
ini dibangun tahun 1288 masehi, sebagaumana tertulis diprasasti yang terpahat
disaka masjid,masjid ini juga lebih tua dari pada kerajaan majapahit.yang
berdiri tahun 1294 masehi, disinyalir masjid ini berdiri pada masa kerajaan
singasari. Masjid saka tunggal menjadi satu satunya masjid di pulau jawa yang
dibangun jauh sebelum era para wali (Wali sanga) yang hidup sekitar abad 15- -16
masehi, jika dihitung,mundur. Masjid
ini diperkirakan berdiri 2 abad sebelum era wali sanga.Sejarah
masjid saka tunggal seringkali dikaitkan dengan tokoh penyebar agama islam di
Cikakak yang bernama mbah Mustolih yang hidup dimasa kesultanan mataram kuno,
itu sebabnya tidak heran bila unsur kejawen masih cukup melekat, dalam syiar islam yang dilakukan
oleh mbah Mustolih memang menjadikan cikakak sebagai markas dengan ditandai
pembangunan masjid dengan tiang tunggal tersebut.demikian share saya kali ini. semoga bermanfaat.
Tag :
DAERAH



0 Komentar untuk "Masjid Tertua di Indonesia "