Hidup bebas ala masa kecil dulu bukan yang seperti
sekarang. Nongkrong
sampai larut malam, nginap di warnet atau boleh pacaran. Kebebasan ala anak-anak dulu selalu identik dengan asyiknya bermain bebas
di alam. Main di sungai, pergi ke hutan kampung, atau berjibaku main lumpur di
sawah. Hal-hal seperti ini sangat menyenangkan, dan sulit rasanya untuk tidak
tersenyum ketika mengingatnya.
Nah, salah satu agenda wajib ketika melakukan hal-hal
seru di atas adalah berburu buah-buahan. Ya, dulu masih banyak jenis buah yang
kita nggak perlu mampir ke pasar untuk bisa menikmatinya. Cukup cari di tempat
sekitar alam dan makan sampai kenyang, apalagi pas sedang musim berbuah.
Uniknya, dulu, jenis buah-buahan yang diburu sama sekali
beda dari sekarang. Bukan mangga atau jambu, tapi jenis buah langka yang
keberadaannya lumayan sulit dicari sekarang ini. Nah, berikut adalah
buah-buahan legendaris yang pasti pernah mengisi kenangan masa lalu anak-anak
tempo dulu.
Ciplukan
Pergi ke sawah, nggak akan pernah lengkap tanpa
menyempatkan untuk berburu buah ciplukan. Buah ini biasanya tumbuh liar, tapi
kadang memang sengaja ditanam oleh petani. Tanamannya sendiri tidak tinggi,
mungkin hanya seukuran tanaman rambat.
Buah
ini konon tengah diburu para pencintanya karena dipercaya menyembuhkan berbagai
macam penyakit
Buah ciplukan ini berbentuk bulat dan
tersembunyi di balik sebuah daun yang saling menutupi satu sama lain. Jika
matang, ciplukan biasa berwarna kuning dengan rasa yang manis. Buah ini cukup
langka saat ini. Tapi, kadang kita bisa menemukannya di supermarket dengan
harga yang cukup mahal.
Juwet
Buah
ini punya julukan yakni anggur Jawa. Pasalnya secara tampilan, memang hampir
mirip dengan anggur yang ungu kehitaman, meskipun bentuk juwet sendiri agak
lonjong. Buah ini tumbuh di pohon yang lumayan tinggi.
Anak-anak dulu memakan buah ini dengan melumurinya dengan
garam terlebih dahulu
Buahnya sendiri punya rasa yang sepat tapi manis. Biasanya anak-anak dulu
suka makan juwet yang sebelumnya dilumuri dengan garam. Serunya makan buah ini
adalah lidah dan gigi kita akan punya bercak keunguan yang unik.
Rukem
Buah rukem ini sangat unik bentuknya. Fisiknya bulat
dengan kulit bercorak random yang unik. Lalu ketika dibelah, dalamnya berwarna
kuning kecoklatan dengan tekstur buah yang setengah lembut tapi agak sedikit
kasar.
Dulu, banyak abang-abang tukang rukem
di sekolah-sekolah. Namun, kini eksistensi buah tersebut seakan lenyap. Hal
unik tentang buah ini adalah cara makannya yang harus dibulat-bulatkan di
telapak tangan dulu sampai tak keras lagi buahnya, baru kemudian dimakan dan
rasanya pasti manis dan khas.
Ceres
atau Kersen
Pohon
ceres atau kersen ibarat playground bagi anak-anak dulu. Pasalnya, pohon kersen
punya banyak cabang tangkai yang daunnya lebat, sehingga bermain di bawahnya
akan sangat sejuk dan asyik. Tak hanya itu, pohonnya sendiri cukup seru untuk
dipanjat dan bersantai-santai di atasnya. Makin seru ketika memanjat pohon
kersen ini sambil makan buahnya yang bulat dan manis itu.
Buah
ini konon menurut mitos adalah rumah para makhluk halus
Kersen mungkin jadi buah sepanjang masa
karena hingga saat ini kita selalu mudah mendapatkannya di mana pun. Tahu nggak kenapa dulu jarang sakit ketika sering makan buah ini? Ya, siapa
yang menyangka jika kersen memang mengandung manfaat meningkatkan daya tahan
tubuh. Makanya anak-anak dulu jarang-jarang sakit.
Kenitu
Di sebagian tempat, kenitu bisa dibilang sangat langka. Namun, di tempat lain
cukup banyak ditemui buah unik ini. Buah ini berbentuk bulat dengan kulit
berwarna hijau terang serta bagian dalam yang putih. Rasanya sangat manis
dengan tekstur buah yang lembut.
Lembut dan manis, buah ini benar-benar nostalgia berat
Uniknya buah kenitu ini selain rasanya adalah bijinya yang hitam itu. Dulu,
biasanya setelah makan buahnya, anak-anak akan memanfaatkan biji-bijinya untuk
dibuat semacam alat musik yang unik.
Gowok
Buah
ini sangat mirip dengan anggur. Baik dari bentuk dan juga warnanya. Namun,
rasanya sangat lain. Gowok punya rasa yang agak sepat tapi tetap manis. Berbeda
dengan anggur yang tumbuh merambat, gowok memiliki pohon yang cukup besar.
Uniknya, ketika berbuah, biasanya pohon gowok menghasilkan banyak sekali buah.
Siap-siap
bertarung melawan semut merah ketika mengambil buah di pohon gowok
Buah ini cukup jarang ditemui sekarang
ini, meskipun mungkin masih ada beberapa yang tumbuh di daerah pedesaan. Pengalaman
seru tentang buah ini adalah kita harus siap-siap digigit semut merah ketika
naik pohonnya dan mengambili buahnya.
Ada yang belum pernah makan buah ini? Hmm, berarti masa
kecilmu kurang greget tuh. Sayangnya, beberapa jenis dari buah-buahan ini sekarang
sulit untuk ditemui. Padahal dulu sangat banyak. Namun, meskipun makan sebanyak
apa pun tetap takkan ada rasa bosannya. Buah-buah ini jadi pengingat masa kecil
yang seru dan mungkin takkan dirasakan anak-anak zaman sekarang.






0 Komentar untuk "Buah-Buahan Legendaris Pada Masa Kecil"